Jumat, 07 Maret 2014

Mas

#
"mereka semua menamparku setiap waktu, kang..", keluhnya pada sang suami yang hanya terdengar suaranya
"menampar bagaimana, nimas??", tanya sang suami mendesak
"Kangmas... aku sudah tidak kuat lagi di sini. Aku ingin mengasingkan diri dari mereka semua. kapan engkau kembali??", keluhnya lagi sambil menahan isak tangis.
"kita memang pernah melakukan salah besar kepada mereka semua, ini semua resiko yang harus kita terima.. sabar nimas.." ungkapnya menenangkan sang istri.
"aku tahu kangmas, ini semua sudah menjadi bagian kita.. tapi setidaknya aku akan merasa lebih tneang jika engkau ada di sini, bersamaku menghadapi semua ini. Kapan engkau kembali, kangmas??
"tenang nimas, semua akan baik.. pasti nanti ada jalan. bukankah kau sudah tahu bahwa Gusti kita tidak akan membebani makhluknya di luar kemampuan makhluk itu.." tenang sang suami.
"aku pasrah kang..", lemas nimas.
"aku tidak tahu kpn aku bisa kembali.. tapi yang pasti aku akan kembali untukmu.. sabar ya nduk..", lirih suaranya menutup telepon sambil menitikkan airmata penyesalan.
“aku pasrah kang..” tambah nimas, meskipun sudah tak didengar suaminya.
(7)

#
Aku rindu suamiku
Semalam tadi badanku terasa menggigil..
Seperti diterpa angin.. dingin, padahal aku di dalam kamar yang tertutup rapat.
Emh.. tiba-tiba aku teringat suamiku, mungkin dia sedang ingin bercinta denganku. Mungkin saja.
Buktinya tubuhku serasa ingin dibelai hangat tangannya. Ahh.. aku rindu kangmas.

Kangmas... jika engkau merinduku, bukalah Qur’anmu.
Buka satu persatu sesuka hatimu, perhatikan dia, belai dia dengan lembut.
Selami dalam-dalam ayatnya, sampai kau pahami makna yang tersirat di sana. Habiskan malammu bersamanya, engkau akan merasakan kenikmatan yang dahsyat dalam belaian dan pelukanNya.
(13)

#
Nimas... Apa kau lupa punya Tuhan Allah?
Kau hanya berbuat baik pada manusia, tapi kau lupa berbuat baik padaNya.
Kau selalu menyakiti Dia dan NabiNya..
apa kau lupa, nimas?

Nimas... Apa kau lupa punya saudara sesama manusia?
Kau hanya berani mengeluh pada Tuhanmu, tapi kau tak mau berbagi pada mereka.
Kau begitu sombong!!
Banyak dari mereka yang lebih tau mana yang baik dan mana yang buruk dibanding dirimu sendiri.
apa kau lupa, Nimas??


#
Kangmas,
Maha Suci Tuhan kita...
Yg telah menciptakan sekaligus mewajibkan sholat yang diwaktu-waktu,
dengan begitu aku bisa istirahat dari duniaku..

Pada saat itu, akupun leluasa bersamanya, aku bebas membelainya, aku bisa mengelusnya..
karna hanya Dia yang mau mengertiku, mungkin juga engkau, kangmas..
karna aku hanya bisa melakukannya ketika sholat..
karna hanya Dia yang tau semua ini, juga engkau..
(26)

#
Nimas...
Kau benar-benar tak tau diri!
Kenapa kau sakiti mereka??
sedang mereka begitu baik padamu.. mereka begitu sayang padamu..
mereka tak pernah meminta balasan apa-apa darimu..
tapi kau..??! aakhh!!
(20)

#
Kangmas,
aku adalah wanita biasa, seperti mereka.
aku ingin ditemani saat seperti ini
ingin dimanja saat seperti ini
ingin didengar ceritanya saat seperti ini
dan ingin-ingin yang lain yang tak bisa aku lakukan sendri
(24)

Jumat, 28 Februari 2014

Aku sudah Lupa Cara Menulis

Aku sudah lupa cara menulis
Cerita cerita sudah terlawati
Cerita duka, cerita suka tak banyak berbeda
Tapi entah.. kali ini aku tak pernah punya niat untuk menuliskannya
Sudah beda. Ini gairah yang dulu..

Aku sudah lupa cara menulis
harus kumulai dari kalimat apa, kata apa, bahkan huruf apa aku tak tau
Aku seperti buta huruf
Tak tau bagaimana harus menulisnya
Aku sudah lupa cara menulis.

Rabu, 19 Februari 2014

Bercinta dengan Alam

Aku pernah bermimpi datang kesini, sudah lama.. sangat lama..
Tapi Dia tau segalanya. Semua indah jika sudah dikehendakiNya.
Dan saat ini, aku menginjakkan kakiku di kotamu.
Wonosobo, 17 Des 2013

Aku hanya ingin melihat alam kesayanganmu, yang selalu engkau nomor satu˗kan timbang yang lain. Kau sangat mencintainya dengan segala dayamu. Dan ternyata alam ini, benar sangat indah. Tuhan kita memang benar2 Maha indah..
Dan sekarang aku mengerti, kenapa engkau tak pernah mau meninggalkan kota ini.
Kota ini terlalu indah untuk ditinggalkan.
Sikunir, 17 Des 2013

Aku di sini hanya sekejap.
sudah cukup
Terimakasih.. kau membuatku lebih mencintai alam ini
Sapaan hangat dari alam ini mengganti semua gundah..
Sikunir, 18 Des 2013

Aku memilih tempat ini.
Kota ini dingin, sanggup bekukan setiap airmata
Mampu sejukkan setiap hati yang amarah.
Tolong pisahkan kami dengan baik.
6 Juni 2013, Wonosobo.

dengan polos aku pun bertanya, "Mz nggak pengen foto dulu sama Ad'?"
Jelas saja dia tak akan menjawab pertanyaan bodoh ini.
Diam.. aku juga.

Jumat, 15 November 2013

Sayang

Sayang, lihat alamku ini.. sungguh subur. Pemandangan ijo royo-royo di sana-sini. Bebagai buah bumi yang telah ia hasilkan, tanahku subur sayang, apa kau tak ingin tinggal di sini?





Sayang, lihat keluarga dan saudara-saudaraku.. Mereka sangat baik pada semua orang, mereka sangat rukun satu dengan yang lain, rasa selalu berbagi yang dicontohkan kepada kami anak2 dan cucunya. Mereka semua dari kalangan orang baik-baik dan InsyaAllah sangat menjaga wira’i.
jaga mereka

Sabtu, 02 November 2013

Tak Takut Gelap lagi

Aku tak takut gelap lagi. Meskipun malam hari di tanggal muda si rembulan, saat listrik tak mau menyala, bahkan ketika damarku sudah padam. entah padamnya karna sumbuatau bahan bakarnya yang habis, angin yang tidak bisa diajak kompromi atau karna api yang memang sudah tidak mau menyala. yang aku tau, dia pasti akan padam.

Tapi aku tetap tenang, karna pendar cahayanya sudah sempat aku simpan sebelum padam. karna itu aku tak takut gelap lagi.. justru sekarang gelap ini melindungiku, dari kekelahan. ^_^

Minggu, 13 Oktober 2013

'Afifussahri

Language is habits.

Allughotu hiya al ‘Adah.


Bahasa adalah kebiasaan.

Istilah dan pengertian tersebut ternyata tidak hanya berlaku untuk bahasa saja, namun untuk seluruh aspek kehidupan kita. Dari mulai bangun tidur sampai kita tidur lagi. Tak hanya itu, di tengah-tengah tidur kita pun juga berlaku istilah tersebut.

Suatu bahasa akan melekat pada lidah seseorang atau lebih hematnya seseorang akan lihai dalam suatu bahasa jika bahasa itu selalu diurip-urip setiap saat. Meskipun sedikit asal rutin.. hehehe seperti orang punya sakit magh kaya saya, harus sering ngamil meskipun sedikit, intinya rutin. Duh malah nglantur.. ^_^

Itu satu contoh dalam hal kebiasaan, yaitu bahasa. Kegiatan kita pun seperti itu. Shalat 5 waktu, jika kita tidak rutin melaksanakannya, maka hasrat atau semangat untuk melakuksanakannya pun akan berkurang. Apalagi jika dihadapkan dengan masalah awal/ tepat waktu. Duh beratnya MasyaAllah.. namun jika kita rajin dan rutin melaksanakannya meskipun awalnya sangat berat, tapi insyaAllah lama kelamaan akan terbiasa, lagi-lagi ini masalah kebiasaan.

Satu lagi, pengalaman saya tentang ‘bangun malam’ (saahirollayaali). Ini adalah sebuah kegiatan yang sangat berat, karena sudah enak-enaknya tidur, masa di tengah-tengah harus cape-cape bangun??. Apalagi judulnya untuk melaksanakan shalat malam. Hemm.. Akan tetapi jika sekali atau dua kali kita memaksa bangun malam entah dengan alarm atau minta dibangunkan, insyaAllah malam berikutnya tanpa bantuan alarm atau orang lain, kita akan bangun dengan sendirinya karena ada penjaga malam (‘afiifussahri) dari Allah. Buktikan jika tidak percaya, jika kita memang benar-benar niat untuk bangun malam, maka ‘afifussahri akan menjaga anda sampai waktunya untuk bangun dan shalat malam.

Terkadang saya menyengaja tidak melaksanakan shalat ‘isya di awal waktu dan mendahulukan tidur saya, hehe niatnya untuk memancing diri saya sendiri untuk bisa bangun malam untuk melaksanakan shalat fardlu sekaligus shalat sunnah. Karena memang sugesti bahwa fardlu itu lebih utama daripada sunnah itu sangat berpengaruh yang kadang membuat kita meremehkan sesuatu yang memang hukumnya sunnah. Selain itu juga saya yaqin bahwa di malam-malam saya ada ‘afifussahri yang dikirim Allah untuk menjaga saya setiap malam. ^_^

Sabtu, 05 Oktober 2013

Surat-Surat Pendek-pun Berpasangan

Surat-surat pendek dalam Alqur’an pada juz 30 itu ternyata ajaib, mereka saling berpasangan. ini hanya hasil analisa. Yang dimaksud berpasangan di sini adalah surat-surat yang digunakan bacaan dalam sholat untuk dua rakaat pertama. Rakaat pertama membaca surat yang lebih panjang ayatnya daripada rakaat yang kedua, betul? Kesimpulan analisa Ini berdasarkan adanya keserasian antara kalimah-kalimah yang ada pada masing-masing surat. Misalnya: sama-sama diawali dengan fi’l amr, fi’l madhi, istifham atau qosam dll. Yang namanya ‘pasangan’ itu harus serasi bukan?? Serasi bukan berarti sama.

Diantaranya sebagai berikut

1. Surat Al-Falaq - Surat An-Nas
2. Surat Al-Kaafirun - Surat Al-Ikhlash
3. Surat Al-Zalzalah - Surat Al-Nasyr
4. Surat Al-Insyiroh - Surat Al-Fiil
5. Surat Al-Qodr - Surat Al-Kautsar
6. Surat Al-Syams - Surat Al-Dhuha
7. Surat Al-Muthaffifiin - Surat Al-Humazah
8. Surat Al-Fajr - Surat Al-‘Ashr
9. Surat An-Naazi’at - Surat Al-‘Aadiyat
10. Surat Al-Thariq - Surat Al-tiin
11. Surat Al-Buruj - Surat Al-Lail
12. Surat Al-A’la - Surat Al-‘Alaq
13. Surat Al-Balad - Surat Al-Bayyinah

Sekali lagi, ini hanya analisa. Tentang kebenarannya Wallaahu A’lam.
Semoga ini bermanfaat..